Kembali Ke Tampilan Awal Kabar Lampung : Media Informasi Online Lampung

RESET Kabar Lampung : Media Informasi Online Lampung

Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan Sementara Unggul

kpu-lampungBandar Lampung :

Berbagai hasil penghitungan cepat (quick count) menunjukkan tiga partai unggul dalam pemilihan umum anggota legislatif (pileg) kemarin. Ketiganya adalah Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Golkar. Kemudian disusul PKS, PAN, PPP, PKB, Gerindra, Hanura, dan PKNU. Khusus untuk Provinsi Lampung, hasil quick count yang dilakukan Rakata Institute nyaris sama.
Rakata Institute membagi dua hasil quick count yang mereka gelar berdasarkan daerah pemilihan (dapil). Kedua dapil ini yang akan mengisi caleg untuk DPR RI.
Dapil I terdiri dari dua kota dan empat kabupaten. Yaitu Kota Bandarlampung dan Metro. Kemudian Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus (dan pemekarannya), Lampung Barat, dan Pesawaran.
Sedangkan dapil II terdiri Kabupaten Lampung Tengah, Tulangbawang (dan kabupaten baru hasil pemekarannya), Lampung Utara, Lampung Timur, dan Waykanan.
Hasil penghitungan quick count Rakata Institute hingga pukul 22.00 WIB menunjukkan Partai Demokrat unggul pada dua dapil di Provinsi Lampung. Di dapil 1, PD meraih 17,77 persen suara. Sedangkan di dapil 2, PD memperoleh 19,09 persen suara.
Posisi di bawah PD untuk kedua dapil berbeda-beda. Di dapil 1, Partai Amanat Nasional (PAN) menduduki peringkat dua dengan 13,48 persen, diikuti PDIP 10,16 persen.
Berbeda halnya di dapil 2, PAN justru berada di posisi nomor delapan dengan 4,80 persen dan PDIP pada urutan tiga dengan 11,46 persen. Sementara di nomor dua, yakni PG, meraih 12,79 persen (selengkapnya lihat tabel).
’’Aspek figur sangat berpengaruh. Ini membuktikan bahwa loyalitas pemilih lebih pada figur, bukan partai,’’ kata Direktur Eksekutif Rakata Institute Eko Kuswanto, S.Si., M.Si. tadi malam.
Dijelaskan, ketokohan ini menjadikan PD sebagai partai yang fenomenal dalam Pemilu 2009. Sebab, kata dia, masyarakat masih menginginkan Ketua Dewan Penasihat PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden untuk lima tahun ke depan. ’’Salah satu upaya untuk memenangkan SBY adalah dengan memilih partainya,’’ ujar dia.
Untuk PAN sendiri, lanjut dia, ketokohan Sekjen DPP PAN Zulkifli Hasan lebih mendominasi di Lampung sebagai caleg dari dapil 1. Itu terlihat dari jebloknya suara PAN di dapil 2.
Di dapil 2, ketokohan Aziz Syamsuddin dari PG juga sangat kental dan mendudukkan partai beringin ini pada urutan kedua. Baik Zulkifli maupun Aziz, sambungnya, merupakan pemain lama dan petarung yang sudah sejak lama mempersiapkan diri.
’’Ini berbeda dengan tokoh PAN di Lampung 2 dan tokoh PG di Lampung 1 yang merupakan wajah-wajah baru,’’ terusnya.
Untuk DPD RI, quick count menempatkan Ahmad Jajuli pada posisi pertama dengan angka 6,71 persen. Berturut-turut disusul Anang Prihantono 6,43 persen, Iswandi 5,31 persen, dan Hariyanti Syafrin 4,75 persen. ’’Itu dengan asumsi tingkat partisipasi 72,73 persen,’’ papar Eko.
Quick count untuk calon anggota DPD RI menggunakan metode stratified random sampling. Kemudian, primary sampling unit (PSU) di 121 tempat pemungutan suara (TPS) dengan ukuran sampel yang dibutuhkan 42.350 pemilih. Sedangkan toleransi kesalahan atau margin of error (MoE) dengan negatif/plus 2 persen dan tingkat kepercayaan 99 persen. ’’Lokasinya di 121 TPS terpilih pada 11 kabupaten/kota,” ujar Eko.
Sementara, quick count untuk prediksi calon anggota DPR RI Lampung 1 dan 2 yang lolos juga menggunakan metode yang sama. Ukuran sampel yang dibutuhkan yakni 20.300 pemilih untuk Lampung 1 dan 22.050 pemilih untuk Lampung 2.
Dengan MoE +/- 3 persen dengan tingkat kepercayaan 99 persen. Lokasi untuk dapil 1 dengan 58 TPS terpilih pada 6 kabupaten/kota. Serta 63 TPS terpilih pada 5 kabupaten/kota untuk Lampung II.
Eko mengatakan, Rakata Institute menyiapkan program quick count untuk memprediksi calon anggota DPD RI, serta DPR RI dapil 1 dan 2 yang akan lolos ke Senayan. Program ini dilakukan sebagai satu-satunya lembaga survei dan penghitung cepat tingkat lokal Lampung yang terakreditasi KPU Lampung melalui SK No. 22/SK/KPU-LPG/TAHUN 2009 tanggal 11 Maret 2009.
Hasil quick count sendiri sudah dapat diketahui sejak pukul 13.00 hingga 21.00 kemarin (9/4). Dalam pelaksanaan quick count, Rakata bermitra dengan Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Intan Lampung.
Secara nasional, quick count berbagai lembaga survei juga menunjukkan Partai Demokrat unggul. Berdasar pantauan tiga lembaga survei, yakni Lembaga Survei Indonesia (LSI), Lembaga Survei Nasional (LSN), dan Cirus hingga pukul 23.00, Partai Demokrat berhasil bertengger di puncak dengan mengumpulkan 20 persen suara. PD dibayangi Golkar dan PDIP yang saling mengejar di posisi kedua.
Persaingan ketat justru terjadi di papan tengah, antara PKB, PAN, dan PPP. Ketiga partai itu terus berkejaran dalam hasil quick count yang dipublikasikan ketiga lembaga survei tersebut. Sementara itu, PKS yang pada Pemilu 2004 hanya menempati posisi ke-6, menyodok di peringkat ke-4, menyalip PKB, PAN, dan PPP yang pada Pemilu 2004 lalu menempati urutan ke-3, ke-4, dan ke-5.

kabarlamlpung/radarlampung

Berita Terkait

Komentar Anda