Kembali Ke Tampilan Awal Kabar Lampung : Media Informasi Online Lampung

RESET Kabar Lampung : Media Informasi Online Lampung

Kantor Pemprov Lampung Diteror Bom

terorBandar Lampung :

Ruang kerja gubernur di lantai dua Kantor Pemprov Lampung kemarin diteror bom. Pelaku menelepon sekitar pukul 14.30 dan meminta ruangan itu dikosongkan.’’Penelepon itu berjenis kelamin laki-laki. Dia bicara seperti ini, ’Saya dari Detasemen Khusus 88 Antiteror. Tiga puluh menit lagi bom akan meledak di ruang kerja gubernur. Kosongkan ruangan itu’,” tutur Nurhayati (35), operator telepon Pemprov Lampung.
Setelah mendapatkan informasi itu, Nurhayati melapor ke Kepala Bagian Protokol Pemprov Lampung Yurnalis. Laporan diteruskan kepada Gubernur Lampung Syamsurya Ryacudu (Syam), Satpol PP., lalu ke Poltabes Bandarlampung.

Syam tidak gugup menanggapi aksi itu. Ia bereaksi tenang dan berada di ruangannya hingga pukul 15.18. ’’Bom? Ada bom? Saya belum dapat informasi. Tapi, ini bagi saya biasa-biasa saja. Saya kan anak tentara. Lagian, ini cuma ancaman,” yakinnya.
Namun, polisi tetap menjalankan prosedur pengamanan. Kapoltabes Bandarlampung Kombespol Syauqie Achmad langsung menghubungi tim Jihandak (penjinak bahan peledak) Brimobda Polda Lampung dan menyisir seluruh gedung.

Sepuluh menit kemudian, pukul 15.58, tim jihandak memeriksa Kantor Pemprov Lampung. ’’Maaf, rekan-rekan pers sampai di pintu saja, jangan naik-naik ke lantai dua,” ujar Kabag Operasional Poltabes Bandarlampung Kompol M. Endro, S.I.K.
Penyisiran dilakukan sampai lantai tiga dan empat selama satu jam lebih. Ruang tunggu dan pertemuan gubernur pun ikut disisir. Namun, tim tidak menemukan satu pun benda yang diduga sebagai bom.
Selain Kapoltabes, Direktur Reskrim Polda Lampung Kombespol Darmawan Sutawijaya juga tampak di lokasi. Ia didampingi beberapa pejabat utama Ditreskrim Polda Lampung dan Poltabes Bandarlampung.

Untuk mencegah agar PNS pemprov tidak panik, informasi tersebut tidak disebarluaskan. Hanya PNS di beberapa instansi yang mendengar kabar itu, seperti ruang bagian protokol, ruang kerja Sekprov, para asisten, dan dinas komunikasi informatika (diskominfo).
’’Ada teror bom. Informasinya diterima langsung oleh operator kantor sekretariat pemprov,” ungkap Binarti, PNS Diskominfo Lampung, panik.
Pukul 21.30 semalam, Kasatreskrim Poltabes Bandarlampung Kompol Namora Limande Uhum Simanjuntak, S.I.K., M.H. menduga perbuatan itu dilakukan orang iseng. Ia menolak reaksi polisi dikatakan berlebihan.
’’Ada tidak ada bom, kami sebagai anggota polisi harus mencari terlebih dulu dengan menyisir satu per satu ruangan gedung. Itu sudah tugas kami. Antisipasi harus tetap dilakukan,” terangnya. Namora menjelaskan, pihaknya masih berupaya menyelidiki pelaku teror.

radarlampung/kabarlampung

Berita Terkait

Komentar Anda