Haidar Alwi Dorong Pengungkapan Menyeluruh Kasus Penyiraman Air Keras

Jakarta – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), menyatakan dukungannya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengungkap tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Ia menekankan pentingnya proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan menyeluruh hingga ke akar peristiwa.

Menurut Haidar Alwi, pengungkapan yang transparan tidak hanya penting untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Kasus ini harus diusut secara tuntas. Polri perlu mengungkap pelaku hingga aktor intelektual di balik tindakan ini agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kekerasan terhadap aktivis bukan sekadar menyerang individu, tetapi juga berpotensi menimbulkan efek menakut-nakuti terhadap kebebasan berpendapat dan ruang publik di Indonesia. Oleh karena itu, proses hukum yang akuntabel menjadi krusial untuk memastikan keadilan ditegakkan.

Haidar juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti semua bukti dan fakta yang ada, termasuk melakukan perlindungan terhadap korban serta memastikan pemulihan fisik dan psikologis Andrie Yunus.

“Transparansi dan profesionalisme dalam pengungkapan kasus ini akan menjadi preseden penting bagi perlindungan hak asasi manusia dan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya.

Pos terkait